XML vs JSON

XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C untuk membuat dokumen markup keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam. XML merupakan kelanjutan dari HTML (HyperText Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk melacak Internet.

XML, merupakan standar format dari struktur berkas (file).
XSL, merupakan standar untuk memodifikasi data yang diimpor atau diekspor.
XSD, merupakan standar yang mendefinisikan struktur database dalam XML.

Keunggulan XML bisa diringkas sebagai berikut :
– Pintar (Intelligence). XML dapat menangani berbagai tingkat (level) kompleksitas.
– Dapat beradaptasi. Dapat mengadaptasi untuk membuat bahasa sendiri. Seperti Microsoft membuat bahasa MSXML atau Macromedia mengembangkan MXML.
– Mudah pemeliharaannya.
– Sederhana. XML lebih sederhana.
– Mudah dipindah-pindahkan (Portability). XML mempunyai kemudahan perpindahan (portabilitas) yang lebih bagus.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:layout_width="fill_parent"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:orientation="horizontal">  
    <LinearLayout
        xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
        android:layout_width="fill_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:orientation="vertical">

        <TextView
            android:id="@+id/tanggal"
            android:layout_width="fill_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:textColor="#dc6800"
            android:textSize="18sp"
            android:textStyle="bold"
            android:paddingTop="6dip"
            android:paddingBottom="2dip" />
            
        <TextView
            android:id="@+id/jam"
            android:layout_width="fill_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:textColor="#acacac"
            android:paddingBottom="2dip">
        </TextView>

        <TextView
            android:id="@+id/lintang"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:textColor="#5d5d5d"
            android:gravity="left"
            android:textStyle="bold"
            android:text="Cost: " >
        </TextView>

        <TextView
            android:id="@+id/bujur"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:textColor="#5d5d5d"
            android:gravity="left"
            android:textStyle="bold"
            android:text="Cost: " >
        </TextView>
        
        <TextView
            android:id="@+id/kekuatan"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:textColor="#acacac" 
            android:textStyle="bold"
            android:gravity="left">
        </TextView>
        
        <TextView
            android:id="@+id/kedalaman"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:textColor="#acacac" 
            android:textStyle="bold"
            android:gravity="left">
        </TextView>
        
        <TextView
            android:id="@+id/wilayah"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:textColor="#acacac" 
            android:textStyle="bold"
            android:gravity="left">
        </TextView>
        
    </LinearLayout>

</LinearLayout>

JSON (dilafalkan “Jason”), singkatan dari JavaScript Object Notation (bahasa Indonesia: notasi objek JavaScript), adalah suatu format ringkas pertukaran data komputer. Formatnya berbasis teks dan terbaca-manusia serta digunakan untuk merepresentasikan struktur data sederhana dan larik asosiatif (disebut objek). Format JSON sering digunakan untuk mentransmisikan data terstruktur melalui suatu koneksi jaringan pada suatu proses yang disebut serialisasi. Aplikasi utamanya adalah pada pemrograman aplikasi web AJAX dengan berperan sebagai alternatif terhadap penggunaan tradisional format XML.
Walaupun JSON didasarkan pada subset bahasa pemrograman JavaScript (secara spesifik, edisi ketiga standar ECMA-262, Desember 1999 [1]) dan umumnya digunakan dengan bahasa tersebut, JSON dianggap sebagai format data yang tak tergantung pada suatu bahasa. Kode untuk pengolahan dan pembuatan data JSON telah tersedia untuk banyak jenis bahasa pemrograman. Situs json.org menyediakan daftar komprehensif pengikatan JSON yang tersedia, disusun menurut bahasa.
Format JSON dispesifikasikan di RFC 4627 oleh Douglas Crockford. Tipe media Internet resmi JSON adalah application/json sedangkan ekstensi berkasnya adalah .json.
Pada Desember 2005, Yahoo! mulai menawarkan opsi format JSON untuk layanan webnya [2]. Google mulai menyediakan umpan JSON untuk protokol web GData-nya pada Desember 2006

<html>
<head>
<title>JSON testing - adiputra</title>
<script type='text/javascript'>
    var JSON_adi = {nama:’adiputra’};
    document.write (JSON_adi.nama);
</script>
</head>
<body>
</body>
</html>

Kenapa xml yang banyak di gunakan dari pada JSON..?

referensi :

http://wikipedia.com

Advertisements

Published by

jarcode

hello I am jarcode

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s