(JavaEE) JMX (Java Management Extensions)

600px-Jmxarchitecture

Salam Super, pagi ini pagi yang mendung untuk daerah jogja dan sekitarnya, tapi walaupun mendung itu sangat mendukung bagi agan agan yang ada di jogja, karena dengan kemendungan itu suhu di jogja menjadi bersahabat bagi yang tidak ada aktifitas di luar, suhu yang mencapai 30 derajat C akan membuat kita untuk menghidangkan satu cangkir copy dan satu buah rokok itu sangat mengasikkan.

JMX merupakan sebuah teknik yang di gunakan untuk mengatur atau memahami keadaan sebuah pesan, JMX awalnya di mulai dari sebuah framework yang muncul, ketika semua itu tidak ada sebuah management yang digunakan. JMX banyak di gunakan pada saat kita membuat aplikasi berbasis Server, dan semua itu pastinya tidak jauh dari framework yang di buat oleh teman teman pengembang, seperti JBoss dan Spring.

Java Management Extensions (JMX) is a Java technology that supplies tools for managing and monitoring applications, system objects, devices (e. g. printers) and service oriented networks. Those resources are represented by objects called MBeans (for Managed Bean). In the API, classes can be dynamically loaded and instantiated. Managing and monitoring applications can be designed and developed using the Java Dynamic Management Kit.
JMX 1.0, 1.1 and 1.2 were defined by JSR 003[1] of the Java Community Process. As of 2006, JMX 2.0 is being developed under JSR 255.[2] The JMX Remote API 1.0 for remote management and monitoring is specified by JSR 160.[3] An extension of the JMX Remote API for Web Services is being developed under JSR 262.[4]
Adopted early on by the J2EE community, JMX has been a part of J2SE since version 5.0. It is a trademark of Oracle Corporation.

Example

public static void main(String[] args) throws Exception {
ApplicationCache cache = new ApplicationCache();
MBeanServer mbs = ManagementFactory.getPlatformMBeanServer();
ObjectName name = new ObjectName(“org.javalobby.tnt.jmx:type=ApplicationCacheMBean”);
mbs.registerMBean(cache, name);
imitateActivity(cache);
}
private static void imitateActivity(ApplicationCache cache) {
while(true) {
try {
cache.cacheObject(new Object());
Thread.sleep(1000);
}
catch(InterruptedException e) { }
}
}

untuk pengembangan selanjutnya saya akan posting lagi dengan teman SPring JMX atau JBoss JMX.

Selamat mencoba dan memahami.

salam super

Referensi :

http://nick-lab.gs.washington.edu/java/jdk1.5b/guide/jmx/tutorial/connectors.html
http://www.javalobby.org/java/forums/t49130.html

Advertisements

Published by

jarcode

hello I am jarcode

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s