Tutorial App Indexing: Mengembangkan Aplikasi Android Agar Terindex Mesin Pencari Google (Bagian 2)

Tutorial App Indexing – Sebelum melanjutkan tahap 2 diharapkan untuk menyelesaikan tahap 1 terlebih dahulu, karena tanpa menyelesaikan tahap 1 proses yang dilakukan harus melakukan tambahan kode pada tahap 1. Tutorial Indexing Aplikasi Bagian 2 membahas bagaimana menambah http Url yang akan di-index ke dalam aplikasi kita. Google memiliki Google App yang di pasang pada launcher Google Now untuk memudahkan mencari aplikasi atau kegiatan sehari hari. Nah App Indexing hanya berkerja melalui Google App dan tidak melalui browser. Google memiliki API akses untuk melakukan indexing aplikasi pada mesin pencari Google. mari kita lakukan tahap demi tahap pada bagian 2 ini.

 

Lanjut…. https://chromplex.com/tutorial-app-indexing-2/

Tutorial App Indexing: Mengembangkan Aplikasi Android Agar Terindex Mesin Pencari Google (Bagian 1)

Tutorial App Indexing – Google Search Engine merupakan search engine nomor satu didunia, setiap orang menggunakannya untuk mencari sesuatu di internet. Sekarang adalah eranya mobile, Google tidak hanya meng-index website tetapi juga aplikasi. Beberapa waktu yang lalu Chromplex menjelaskan apa itu App Indexing. Intinya bagaimana konten pada aplikasi kita dapat di index agar dapat di baca dan muncul pada search engine Google. Website Google Developer sudah memberikan cara untuk membantu kita dalam meng-index aplikasi, tujuan dari meng-index aplikasi salah satunya untuk mendorong user untuk membuka kembali aplikasi kita. Ada 4 Point yang akan kita kerjakan untuk membuat indexing dalam aplikasi yang kita buat.

 

Lanjutt….. https://chromplex.com/tutorial-app-indexing-1/

Mengembangkan Android App Menggunakan Firebase Real Time Database (Bagian 2)

Mengembangkan Android App Menggunakan Firebase Real Time DatabaseSebelumnya kita sudah memahami instalasi dan konfigurasi firebase, yang ketinggalan dengan bahasan sebelumnya dapat membaca pada bagian 1, kali ini kita akan membahas manipulasi data, jika pada database MYSQL atau SQLite beberapa DBMS yang di berikan untuk memanipulasi data. Dengan menggunakan firebase tidak dibutuhkan SQL yang beraneka ragam seperti INSERT INTO FROM namatable values title=’chromplex’ atau SELECT FROM * namatable.

 

Lanjut….. https://chromplex.com/mengembangkan-android-app-menggunakan-firebase-real-time-database-2/

Mengembangkan Android App Menggunakan Firebase Real Time Database (Bagian 1)

Mengembangkan Android App Menggunakan Firebase Real Time Database – Data merupakan asset termahal yang ada saat ini, tulisan yang ditulis dalam sebuah kertas dan disimpan dalam sebuah buku di sebut data, kenapa data sekarang tidak terlihatnya nyata, karena data tersebut ada dalam dunia abstractyang tidak dapat dilihat hal layak umum kecuali orang yang memiliki akses tersebut. Firebase merupakan layanan cloud data yang di kembangkan oleh Google untuk memecahkan masalah yang ada, antara lain :

  1. Mensikronisasikan secara real time untuk setiap client yang tehubung (Cross Platform)
  2. Firebase akan secara otomatis penyediakan kapasitas data. (Otomisasi Capacity)
  3. Transfer data menggunakan SSL 2048 bit. (SSL sequrity)
  4. Firebase tetap berjalan jika tidak memiliki koneksi jaringan (Offline Mode).

Firebase library untuk android masih berada pada versi 2.5+, kita akan memulai firebase dari tahap instalasi dan konfigurasi.

Lanjut…https://chromplex.com/mengembangkan-android-app-menggunakan-firebase-real-time-database/

JobScheduler Android API 21

 

Beberapa hari yang lalu google mengumumkan Android Versi N, chromplex.com telah membahas feature terbaru yang ada pada update android N, yang pertama ya itu penjelasan tentang MultiWindow dan dapat di baca di Ulasan lengkap fitur baru android N bagian 1,  yang kedua  Penjelasan Doze Chromplex.com bagian 2 dan masih banyak lagi update yang dilakukan google, semua akan ada di satu website chromplex.com, Kita kembali pada pembahasan pertama JobScheduler, JobSchreulder merupakan service yang dibuat untuk menghandle service yang berjalan pada process background, semua tidak akan asing jika berbicara dengan service, karena setiap menciptakan Service GCM atau notification akan selalu menggunakan service apa lagi kalau sudah menciptakan aplikasi yang  complex semua itu akan membutuhkan api service.

 

 public class JobService extends JobService

 

  @Override
    public boolean onStartJob(JobParameters params) {
        Log.e(LogName, "Menjalan Job Scheduler");
        return true;
    }

    @Override
    public boolean onStopJob(JobParameters params) {
        Log.e(LogName, "Mematikan Job Scheduler");
        return true;
    }

Kalau Pada Service yang pernah kita gunakan sebelumnya, itu hanya bisa membuat dan mematikan service yang berjalan, sedangkan pada jobscheduler disini kita memanfaatkan Jobinfo yang bisa kita ambil, jika pada saat service tidak digunakan maka setidaknya service tersebut dimatikan terlebih dahulu, sedangkan jika service tersebut berguna sehingga dihidupkan kembali.

Lakukan get JobsScheduler dalam JobService untuk memberikan callback yang akan digunakan pada jobinfo.

 
  public void scheduleJob(JobInfo build) {
        JobScheduler jobScheduler = (JobScheduler) getSystemService
                (Context.JOB_SCHEDULER_SERVICE);
        jobScheduler.schedule(build);
 }

 

Mengambil info yan ada pada JobService.

 
JobInfo.Builder builder = new JobInfo.Builder(0, myServiceComponent); builder.setRequiresCharging(true); myService.scheduleJob(builder.build());

 
https://github.com/aerdy/Android_JobScheduler_VS_Service

Reference:

 

 

http://developer.android.com/reference/android/app/job/JobScheduler.html

https://github.com/googlesamples/android-JobScheduler

MultiDex Error Over 64k Methods

Pembuatan Method pada code sangat berpengaruh pada struktur program yang akan dibuat, tujuan method pada java atau fungtion pada bahasa lainnya adalah untuk mempermudah pembagian code yang akan dipanggil, kalau dijava ada yang namanya class abstract dan class interface, keduanya sama sama memiliki nilai method yang akan digunakan pada main class.

 

Pasti setiap permbuat program android yang ruang lingkupnya luas, yang membutuhkan library lebih dari 3 akan selalu mengalami seperti gambar ini :

RMhRr

Atau

Conversion to Dalvik format failed:
Unable to execute dex: method ID not in [0, 0xffff]: 65536


Error ini tidak akan terjadi pada saat pembuatan code berlangsung, oleh karena itu tidak terjadi error dan pada saat program di build yang dilakukan oleh gradle atau maven, build tersebut terhenti dan baris paling bawah bertulisan seperti itu, jadi yang harus kita lakukan adalah mengaktifkan Multidex dan melakukan beberapa settingan pada bagian tertentu :

Buat Sebuat Class Application dengan menurunkan class MultiDexApplication

import android.content.Context;
import android.support.multidex.MultiDex;
import android.support.multidex.MultiDexApplication;

public class MyApplication extends MultiDexApplication {
@Override
public void onCreate() {
super.onCreate();
}
@Override
protected void attachBaseContext(Context newBase) {
super.attachBaseContext(newBase);
MultiDex.install(this);
}

}

Setelah barisan code telah dibuat, daftarkan class tersebut sebagaiclass application pada manifest.xml, tambahkan pada

<application
    android:name=".manage.MyApplication"

Kita akan mengaktifkan multidex pada gradle, buka file build.gradle

defaultConfig {
applicationId ‘com.necis.multidexenable’
minSdkVersion 14
targetSdkVersion 21
versionCode 1
versionName “1.0”
multiDexEnabled true
}

Tambah dexOption untuk mengatur maxHeapSize memory pada saat build project..

 

dexOptions {
preDexLibraries = false
incremental true
javaMaxHeapSize “2048M”
}

Setelah semuanya telah dilakukan, silakan build kembali project saya sarankan untuk clean project terlebih dahulu. jika masih terjadi Error silakan tinggalkan pesan dipostingan ini…. terima Kasih

 

Refrensi :

http://developer.android.com/tools/building/multidex.html

Temukan Masjid Terdekat dengan Aplikasi Hadi

 

Temukan Masjid Terdekat dengan Aplikasi Hadi – Aplikasi Hadi untuk Android membantu Anda menemukan dan membimbing Anda ke masjid terdekat. Hadi juga memiliki fitur “waktu shalat” sehingga fitur ini dapat membantu Anda sholat tepat waktu.

Fitur Unggulan

➤ Otomatis mendeteksi lokasi untuk menemukan masjid terdekat dari Anda.
➤ Waktu sholat untuk semua kota yang ada dipeta: Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, Isya.
➤ Deteksi lokasi otomatis atau seleksi manual menggunakan google maps.
➤ Peringatan waktu sholat di Notification Center untuk menunjukkan waktu yang tersisa Anda shalat berikutnya.
➤ Notifikasi pemberitahuan pengingat 10 menit sebelum shalat.
➤ Deteksi otomatis rekomendasi metode sholat. Selain itu, waktu sholat Subuh dan Isya dapat disesuaikan atau koreksi waktu sholat (misalnya Isha 1,5 jam setelah Maghrib; Subuh 1,5 jam sebelum terbit matahari).
➤ Mudah dikustomasi: Menyesuaikan waktu shalat dengan menekan tombol + / – menit. Sesuaikan waktu sholat Subuh dan Isya.
➤ Masih banyak lagi

READ MORE…